Recent bookmarks
-
Tags
Summary
Setiap orang punya definisi rumah yang berbeda-beda. Ada yang melihatnya sebagai tempat berlindung, ada yang menyebutnya ruang untuk beristirahat, dan ada pula yang menganggapnya sekadar bangunan tempat mereka kembali setiap malam. Namun bagi Max, makna “rumah” berubah total semenjak George hadir dalam hidupnya.
Sejak saat itu, rumah bukan lagi dinding dan atap, melainkan keluarga. Tempat di mana canda tawa, air mata, cinta, dan kasih sayang tumbuh. Dan semua itu, sudah lebih dari cukup untuk membuat Max merasa pulang.
- Language:
- Bahasa Indonesia
- Words:
- 3,216
- Chapters:
- 1/1
- Comments:
- 6
- Kudos:
- 174
- Bookmarks:
- 14
- Hits:
- 2,303
Bookmarked by Lanydl010905
18 Aug 2026
-
Tags
Summary
George tidak pernah bermaksud menjadi bagian dari keluarga itu. Dua anak yang kehilangan sosok orang tua, dan seorang ayah yang tak tahu bagaimana cara melanjutkan hidup. Namun ketika takdir menyeretnya ke tengah badai kesedihan, ia menjadi cahaya kecil yang menuntun mereka keluar dari kegelapan.
Dan di sanalah cinta lahir dengan perlahan, lembut, tapi pasti.
- Language:
- Bahasa Indonesia
- Words:
- 84,196
- Chapters:
- 24/?
- Comments:
- 207
- Kudos:
- 728
- Bookmarks:
- 75
- Hits:
- 15,590
Bookmarked by Lanydl010905
17 Aug 2026
-
Tags
Summary
Cetak!
"Nghh—!"
Cetok!
"Ahhh-h..."Series
- Part 12 of Tidak Cocok untuk Konsumsi Publik
- Language:
- Bahasa Indonesia
- Words:
- 3,739
- Chapters:
- 1/1
- Comments:
- 3
- Kudos:
- 82
- Bookmarks:
- 10
- Hits:
- 2,888
Bookmarked by Lanydl010905
16 Aug 2026
-
Tags
Summary
Emilian dan Gista sudah sepakat untuk bercerai. Semua hal sudah dipersiapkan, mulai dari berkas sampai psikolog yang akan mereka jadikan tempat untuk konsultasi masalah co-parenting.
Tapi masalahnya, semua pihak keluarga tidak menyetujui keputusan mereka. Malah balik menuduh Emil berbuat macam-macam sampai diceraikan oleh Gista.
Emil sih tidak peduli. Toh, ini keputusannya dengan Gista. Selama Gista setuju untuk bercerai itu sudah cukup. Lagi pula dia juga tidak akan lepas tanggung jawab dari Keenan, buah hati mereka. Meskipun kehadirannya sempat ia anggap sebagai kesalahan, tidak dapat dipungkiri jika bapak-bapak satu ini sudah benar-benar menjadi budak cinta anak manisnya itu.
Tapi, benarkah keputusan ini memang keinginan mereka berdua? Atau jangan-jangan hanya keinginan Emil yang ingin kembali hidup bebas? Lagipula dulu mereka hanya rekan FWB, jadi harusnya cukup mudah kan? Kan?
Bookmarked by Lanydl010905
15 Aug 2026
-
Tags
Summary
Tapi Max Verstappen tidak pernah mengetik satu.
- Language:
- Bahasa Indonesia
- Words:
- 1,656
- Chapters:
- 1/1
- Comments:
- 25
- Kudos:
- 190
- Bookmarks:
- 10
- Hits:
- 1,472
Bookmarked by Lanydl010905
15 Aug 2026
