Recent bookmarks
-
Tags
Summary
Bagi Nakula, Sadewa hanyalah ayah salah satu muridnya—sampai sebuah pekerjaan sampingan membawanya ke rumah laki-laki itu.
Seharusnya ini hanya tentang menjaga anaknya, bukan?
- Language:
- Bahasa Indonesia
- Words:
- 41,881
- Chapters:
- 12/12
- Comments:
- 41
- Kudos:
- 243
- Bookmarks:
- 10
- Hits:
- 5,509
Bookmarked by Masocisht
02 Oct 2026
-
Tags
Summary
Hidup memang tidak ada yang tahu. Hari ini bahagia, besok tersiksa. Kemarin masih main bersama, hari ini putus juga.
"Aku mau putus."
Sepanjang menjalani hubungan ini, tak pernah terpikirkan kata putus akan terucap. Sialan.
- Language:
- Bahasa Indonesia
- Words:
- 16,827
- Chapters:
- 1/1
- Comments:
- 26
- Kudos:
- 56
- Bookmarks:
- 6
- Hits:
- 444
Bookmarked by Masocisht
09 Sep 2026
-
Tags
Summary
Tubuh yang penuh dengan cairan merah itu terkapar tak berdaya di kasarnya jalanan aspal. Diiringi hujan dan deru klakson, ia melihat Sadewa, mantan suami yang ia campakkan selama ini tengah menatap Nakula dengan wajah penuh kekhawatiran.
"Nakula! Saya di sini. Tolong tahan sebentar lagi!"
Nakula menatap kosong wajah itu. Nakula menyadari apa yang telah ia perbuat selama ini merupakan kesalahan besar. Dan jika Nakula diberikan kesempatan, ia akan memperbaiki semuanya. Ia tidak akan menentang keputusan keluarganya. Ia akan membalas cinta suaminya, Sadewa yang tak pernah menyerah pada dirinya yang selalu menolak dengan kasar afeksi yang Sadewa berikan.
"Mas Dewa..."
Seandainya saja kesempatan kedua itu ada. Maka, Nakula akan menebus segala dosa.
---
"Adek! Bangun!"
"Nakula Nalendra! Cepat bangun atau Mama siram kamu pakai air jemuran?!"
Nakula membuka matanya perlahan. Ia mengerutkan dahi karena pemandangan familiar di hadapannya. Sejak kapan ia berada di sini—kamar lamanya, dan apa itu? Sang mama bahkan membangunkannya?
Apakah kesempatan kedua itu benar-benar ada?
Bookmarked by Masocisht
08 Sep 2026
-
Tags
Summary
Sadewa Sagara punya kemampuan, atau kutukan, melihat benang merah yang katanya menautkan setiap satu jiwa pada jiwa yang lain dalam takdir yang saling terkait. Ironisnya, walaupun punya kemampuan (kutukan) itu, Sadewa tidak bisa melihat ujung benang merah miliknya sendiri. Sadewa pikir mungkin benang merahnya cacat atau ia memang tidak punya orang untuk berbagi takdir. Sebentar, Sadewa. Benarkah begitu?
ㅡ BeerLens: Sadewa Sagara x Nakula Nalendra Fanfiction.
- Language:
- Bahasa Indonesia
- Words:
- 12,423
- Chapters:
- 4/7
- Comments:
- 9
- Kudos:
- 100
- Bookmarks:
- 7
- Hits:
- 1,076
Bookmarked by Masocisht
08 Sep 2026
-
Tags
Summary
Di mata kultus, Nakula Nalendra bukanlah manusia—ia adalah artefak suci berambut perak dan bermata langit yang ditumbalkan atas nama firman 'dewa'.
Mereka menyebutnya berkah langit, namun Nakula menyebutnya neraka. Karena, adakah yang lebih meremukkan jiwa daripada menjadi tuhan bagi orang-orang yang picik?
Bookmarked by Masocisht
08 Sep 2026
