Actions

Work Header

back to past

Summary:

sherlock bingung dengan dirinya yang kembali ke masa lalu tapi ia sadar semua ini untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik untuk dirinya dan william

Notes:

happy reading^^

(See the end of the work for more notes.)

Chapter Text

Tepat sebelum dirinya menyentuh permukaan air, Sherlock menutup matanya, pasrah dengan apapun yang akan terjadi selanjutnya, saat ini yang terpenting adalah ia bisa menepati perkataanya untuk menangkap lord of crime dan tidak akan meninggalkan temannya -Liam- disaat terakhirnya.

Tapi bukan rasa guncangan karna pertemuan tubuhnya dan air tapi sebuah guncangangan seperti goyangan seseorang ketika ingin membangunkannya, dan juga tidak ada rasa air yang menyapu tubuhnya, dan yang ada guncangan pada tubuhnya semakin keras dan kali ini ditambah namanya yang dipanggil.

Sherlock membuka matanya, ia bingung melihat pemandangan yang ia lihat sekarang karna saat ini yang tampak adalah langit-langit kamar yang terlihat sangat familiar di matanya. Tiba-tiba wajah seseorang muncul dihadapannya membuat Sherlock langsung mendudukan tubuhnya, ia sadar ia berada di atas tempat tidur lebih tepatnya kasur yang berada di kamarnya yang berada di rumah orang tuanya.

"Kau kenapa?" Tanya suara dari sosok yang muncul wajahnya di hadapannya.

Sherlock hanya menatap sosok itu, itu mycroft, tetapi ada yang aneh dengannya, bukan dengan wajahnya tapi postur tubuhnya. 𝘴𝘦𝘪𝘯𝘨𝘢𝘵𝘯𝘺𝘢 𝘔𝘺𝘤𝘳𝘰𝘧𝘵 𝘵𝘶𝘮𝘣𝘶𝘩 𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘵𝘪𝘯𝘨𝘨𝘪 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘪𝘵𝘶, 𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘵𝘶𝘯𝘨𝘨𝘶.

Sherlock menatap tubuhnya, saat ini dirinta terbalut oleh piyama berwarna biru dengan tubuh berukuran kurang lebih seperti anak berusia 15 tahun. Ia bingung.

"Kau aneh, cepat bangun semua menunggumu di ruang makan"

Sebelum Mycroft pergi Sherlock menahan tangan Mycroft yang membuat Mycroft menghentikan langkahnya dan menatapnya dengan dahi yang berkerut menandakan bahwa ia bingung dengan perlakuan sherlock.

"Kenapa?" tanya mycroft sangat aneh melihat kelakuan adiknya di pagi ini.

Tiba-tiba semua kata yang telah ia pikirkan terkait kebingungannya saat ini hilang entah kemana, dan membuatnya melepaskan tangan Mycroft dan menggelengkan kepalannya.

"Kau sangat aneh pagi ini Sherly" dan mycroft pun melanjutkan langkahnya menuju keluar, tapi sebelum Mycroft melangkah keluar Sherlock berucap.

"Myc sekarang tahun berapa?"

Mycroft tidak langsung menjawab tapi ia menatap aneh Sherlock dulu.

"Aneh kau biasanya memanggilku kakak"

Sherlock bingung seingatnya ia selalu memanggil Mycroft hanya mycroft sejak ia masuk perguruan tinggi, tapi tunggu...

Sherlock mengerti dan ia ingin memastikan sekarang tahun berapa meski ia sudah menyadari tahun berapa saat ini.

"Ahhh iya, kak sekarang tahun berapa?"

Sherlock sebenarnya ragu apakah Mycroft akan menjawabnya karna ia sedar bahwa dari tadi ia telah bersikap aneh, tapi heii ini masa dimana dirinya sebelum masuk perguruan tinggi dan mycroft masih menganggapnya adik kecil yang meskipun bertingkah aneh tetap akan ia ladeni.

"Kau sakit?" Bukannya langsung menjawab pertanyaan Sherlock tetapi dia malah menanya balik ke Sherlock.

"Tidak, ka jawab pertanyaanku saja"

"1870" mycroft menjawab dengan alis mengkerut, mungkin ia aneh karna seseorang menanyakan tahun seperti Sherlock habis menjelajahi waktu.

𝘉𝘪𝘯𝘨𝘰, perkiraan Sherlock benar, sekarang 1870, umurnya 15 tahun, semua sudah jelas kini yang jadi permasalahan kenapa ia disini?

"Kalau kau tidak enak badan, Ellie akan mengantar sarapannya ke kamar mu"

"Tidak, tidak, aku akan ke ruang makan"

"Baik, cepatlah kami sudah terlalu lama menunggumu"

"Ya"

Setelah Mycroft meninggalkan kamarnya, Sherlock loncat dari kasurnya, memakai baju yang sudah disiapkan pelayan dan kemudian bergegas ke ruang makan karna yang seperti Mycroft bilang dirinya sudah terlalu lama ditunggu oleh yang lain di ruang makan.

Saat ia masuk ruang makan semua sudah berkumpul ayah, ibu, dan kakaknya di meja makan, kemudian Sherlock melangkah ke arah ibunya, seperti kebiasaanya di masa lalu, mengawali paginya dengan ciuman di pipi dari ibunya.

"Selamat pagi Sherly"

"Pagi"

"Mycroft bilang kau bertingkah aneh sejak bangun tidur?" Nyonya Holmes menatap putra bungnya itu dengan tatapan khawatir

"Ehhmm" ia berusaha mencari alasan dan berusaha untuk tidak menatap kakaknya, karna kakaknya pasti tau dengan apa yang dia coba sembunyikan dari hanya melihat matanya. tapi itu percuma karna tanpa sengaja matanya bertemu dengan mata kakaknya yang telah menatapnya curiga. Sherlock pun tersenyum pada ibunya dan berkata

"Tidak apa-apa hanya mimpi buruk"

"Ahh pasti mimpi yang sangat buruk sampai kau bertingkah aneh" ucap ibunya sambil menatapnya iba

"Hahahaha" Sherlock menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Ia bingung bagaimana ia harus bersikap seterus melihat ibunya yang sangat khawatir dengannya, beruntungnya sang ayah bersuara.

"Sudahlah rose, Sherlock sudah besar dan Sherlock duduk di kursi mu"

Sherlock pun pergi ke kursinya. Dapat ia rasakan Mycroft masih menatapnya dengan curiga.

Kegiatan sarapan pagi itu berlangsung dengan tenang seperti biasa yang berada dalam ingatan Sherlock. Setelah sarapan itu Sherlock pergi ke kamarnya (karna ia tahu juga hari ini sedang liburan musim panas karna melihat kakaknya yang pulang ke rumah orang tua mereka) tapi sebelum pintu kamarnya tertutup rapat Mycroft mendorong pintu Sherlock untuk terbuka lagi.

Sherlock sebenarnya tidak terima dan ingin memaki kakaknya tapi ia urungkan karna sadar dirinya yang sekarang adalah ketika ia menjadi anak yang manis.

"Kakak?" sherlock mencoba menatap kakaknya dengan tatapan bingun nan manis dan tak mengerti apa-apa

Mycroft masuk dan mendorong Sherlock kemudian menutup pintu kamar Sherlock.

Sherlock sejujurnya merutuki dirinya saat di meja makan yang menatap mata kakaknya, mengundang kecurugaan yang lebih dari-nya, dan sekarang pastinya mycroft ingin meminta penjelasan dari kecurigaannya.

"Jelaskan" mycroft bertanya dengan wajah seriusnya.

Sherlock bingung meski ia tahu kakaknya saat ini sedang mencurigainya tapi ia juga belum menyipkan kata-kata alasan.

"Apa maksudmu ka?" sherlock masih berusaha untuk terlihat tidak tau apa-apa

"Kau tahu maksudku"

Sherlock menghela nafas di depan mycroft, benar, kakaknya bukan seperti ibunya yang mudah percaya saja dengan perkataan sherlock jadi ia merasa pasrah, lagi pula tak apa jika ia membongkar rahasiannya pada mycroft, karna ia tahu mycroft orang yang sangat menjaga rahasia.

"Kenapa kau diam saja Sherly?" Mycroft memecah lamunan Sherlock.

"Baiklah akan kujelaskan" Sherlock pasrah dan ia kesal juga bagaimana ia tetap dikalahkan oleh kakaknya.

"Mungkin kau tidak akan percaya" Sherlock berhenti kemudian menatap Mycroft Yang tidak mengganti ekspresi serius di wajahnya.

"Aku sebenarnya adalah aku yang berasal dari masa depan"

"Apa maksudmu?" Tanya Mycroft dengan aneh

"Maksudku, aku yang sekarang berdiri di depanmu hanya tubuhnya saja tetapi pikiran ku sebenarnya adalah aku dari masa depan"

"Tapi kau Sherlock?"
"Ya, tapi dengan pikiran dari masa depan"

Setelah Sherlock mengatakan itu tidak ada respon dari mycroft. Keterdiaman Mycroft Yang sangat lama benar-benar membuat rasa takut Sherlock semakin membesar. Pada tahun ini atau mungkin tahun-tahun kedepan orang yang meloncati waktu adalah anomali yang tidak dapat dijelaskan dan tidak bisa dibuktikan dengan jelas, dan Sherlock takut karna mungkin saja keterdiaman mycroft saat sedang berpikir dirinya sakit jiwa dan akan mengadukan kepada orang tua mereka dan kemudian mengirimnya ke rumah sakit jiwa yang Sherlock ketahui dengan jelas bahwa rumah sakit jiwa adalah tempat yang buruk.

“apa pekerjaanku?” tanya mycroft tiba-tiba.

“ya?” sherlock cukup bingung dengan pertanyaan kakaknya yang tiba-tiba

“kau bilang kau dari masa depan jadi kau pasti tau apa pekerjaanku di masa depan” ulang mycroft lebih jelas

“pejabat pemerintahan” jawab sherlock secukupnya

“menarik, kalau begitu kenapa kau bisa meloncati waktu dan pergi kesini?"

Untungnya kakaknya tak bertanya lebih soal pekerjaannya di masa depan karna ia bingung harus berkata apa lagi, tapi rasa lega sherlock tak bertahan lama karna ia bingung harus menjawab apa pertanyaan Mycroft karna ia sendiri juga tidak paham kenapa ia bisa kesini meski ia tahu kejadian sebelum kemudia ia berada di masa ini.

"Aku sebenarnya tidak tahu juga untuk menjawab pertanyaan mu, yang aku tahu sebelumnya aku jatuh dari jembatan dan terbangun karna guncangan yang kau buat dan suara mu"

"Jatuh dari jembatan?" tanya mycroft aneh

"Ya aku menolong temanku, tapi detailnya mungkin nanti saja aku jelaskan" sejujurnya ia hanya tidak mau mengingat kejadian saat ia jatuh dari jembatan

Lagi-lagi mycroft terdiam, dan Sherlock berdoa pada dewa yang berada diatas sana semoga Mycroft tidak bertanya lebih dan langsung mempercayai ucapannya.

"Aku belum puas dengan alasanmu tapi aku mencoba menerimanya tapi aku juga akan mengawasimu"

Sherlock menghembuskan nafasnya yang entah sejak kapan ia tahan

"Terima kasis myc, ehh maksudku kakak"

"Apakah dimasa depan kau memanggilku hanya dengan mycroft?"

Sherlock mengalihkan pandangannya, ia tidak enak mengatakannya pada Mycroft Yang sekarang.

Microft menatap adiknya yang berdiri didepannya dengan tajam, kemudian ia menghela nafas dan membuka pintu kamar Sherlock.

Dan lagi Sherlock menahan pergelangan kakanya agar tidak pergi dahulu karna masih ada yang ia ingin katakan.

"Kak jangan bilang siapa-siapa, kau tahu kan aku takut ayah akan mengirimku ke rumah sakit jiwa karna mengira aku berhalusinasi" ayahnya merupakan orang yang keras dan selalu berpikir logis, jika ia mengetahu keadaan Sherlock sekarang yang terhitung tidak logis dan aneh, bisa-bisa ayahnya tanpa pikir panjang akan mengirimnya ke rumah sakit jiwa.

"Ya" mycroft menjawab dengan singkat kemudia ia meninggalkan kamar Sherlock.

Saat ini ada sedikit kelegaan dihati Sherlock karna setidaknya kakaknya yang cerdas dan mungkin mengetahui solusinya sudah mengetahui keadaan Sherlock, kini ia bertanya-tanya kenapa ia berada disini

Ia jadi ingat kejadian sebelumnya. Dirinya memeluk erat tubuh William diketinggian antara jembatan dan air sungai kemudian setelahnya ia ada disini, dengan tubuh dan waktu saat ia berusia 15 tahun, 𝘢𝘱𝘢 𝘮𝘢𝘬𝘴𝘶𝘥 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘪𝘯𝘪?.

to be continue