Fandoms
- No Fandom (1)
Recent works
-
Tags
Summary
Sinar matahari secara sembunyi-sembunyi masuk melalui pantulan kaca kamar, wangi bunga pagi yang mekar di teras balkon, dan buku-buku tua yang terbuka berserakan di lantai memberi aroma pagi di indera penciuman.
Mata nya terbuka karena cahaya sinar matahari yang telah hampir memenuhi kamar.
"Tolong, biarkan gue merasakan indah nya mimpi ini lebih lama lagi"
"Maafkan gue, Xavier" pagi hari selalu diawali dengan tangisan air mata, seolah ia menyesali apa yang telah dia perbuat.
Bukankah ini kejam?
- Language:
- Bahasa Indonesia
- Words:
- 1,671
- Chapters:
- 1/20
- Kudos:
- 4
- Hits:
- 20
