Lucky, Jason Mraz & Colbie Caillat
Series Metadata
Listing Series
-
Tags
Summary
Selain tinggal di kelas mana dan siapa teman sebangkunya, Hector tidak tahu apa-apa soal Pau dan kehidupan sekolahnya; berapa nilai ulangan hariannya, apa yang biasa ia pesan di kantin saat istirahat, jadwal piketnya, atau siapa guru yang paling membuatnya kesulitan. Gedung kelas mereka berjauhan, tiap angkatan juga punya fasilitas masing-masing (kantin, kolam renang indoor, lapangan olahraga), satu-satunya kesempatan Hector dan Pau melihat satu sama lain adalah ketika mereka berbaris untuk upacara bendera— sekali dalam seminggu. Pau biasanya akan mencari kepala Guiu terlebih dahulu (karena dia tinggi) sebelum akhirnya menemukan mata Hector dan keduanya akan berbarengan melempar senyum.
Pagi ini juga seharusnya seperti itu, Hector pikir. Jadi ketika melihat Pau malah bercanda dengan orang (perempuan) yang namanya bahkan belum pernah Hector dengar sebelumnya, sebungkus roti stroberi dan sekresek gorengan yang pagi ini Hector telan seolah ingin keluar lagi dari perutnya.
Series
- Part 1 of Lucky, Jason Mraz & Colbie Caillat
-
Tags
Summary
Hector mencengkeram sisi kloset sambil melingkarkan sebelah lengannya dengan erat di sekitar perutnya sendiri, tersengal lemas dan memejamkan matanya dengan erat saat merasakan pandangannya berputar. Setelah dengan susah payah menegakkan punggung untuk menekan tombol flush, Hector kembali menjatuhkan kakinya ke atas lantai kamar mandi, mengerjapkan matanya beberapa kali untuk mengembalikan kesadarannya yang perlahan mulai hilang. Sebelum kepalanya sempat terkulai jatuh dan menghantam lantai, punggungnya terlebih dahulu membentur dada seseorang yang secara tiba-tiba menyanggganya dari belakang. Hector mendongak, membuka matanya dengan susah payah, dan menemukan Pau.
Series
- Part 2 of Lucky, Jason Mraz & Colbie Caillat
- Language:
- Bahasa Indonesia
- Words:
- 3,778
- Chapters:
- 1/1
- Kudos:
- 4
- Hits:
- 29
