15 Bookmarks by eneheim
List of Bookmarks
-
Tags
Summary
“Kanker?” Carlos mengalihkan pandangannya dari secarik kertas surat jadi pada Charles yang berdiri di hadapannya tak tenang.
Kepala Charles rasanya mau pecah dan isinya akan berhamburan, mendengar kata itu lagi layaknya tombak yang menusuk berkali-kali dan kakinya dipasung, tak lagi bisa lari dari kenyataan tersebut. Berat hati, Charles menganggukkan kepalanya.
“Gabriel… kena kanker?” Suara Carlos memelan, layaknya menyapa angin. Matanya kembali menatap surat yang berada di kedua tangannya. Ia membacanya lagi dengan seksama.
“Leukimia.” Charles menambahkannya.
Kala ombak takdir kembali menghantam, hanya Charles bisa Carlos genggam tangannya dan hanya Carlos yang bisa dipeluk dalam dekap Charles.
Bookmarked by eneheim
31 Jan 2026
-
Tags
Summary
George tidak pernah bermaksud menjadi bagian dari keluarga itu. Dua anak yang kehilangan sosok orang tua, dan seorang ayah yang tak tahu bagaimana cara melanjutkan hidup. Namun ketika takdir menyeretnya ke tengah badai kesedihan, ia menjadi cahaya kecil yang menuntun mereka keluar dari kegelapan.
Dan di sanalah cinta lahir dengan perlahan, lembut, tapi pasti.
- Language:
- Bahasa Indonesia
- Words:
- 64,745
- Chapters:
- 19/?
- Comments:
- 127
- Kudos:
- 535
- Bookmarks:
- 51
- Hits:
- 10,228
Bookmarked by eneheim
31 Jan 2026
-
Tags
Summary
Dan Oscar—poor, innocent Oscar—langsung freeze.
Satu-satunya reaksi yang keluar cuma, “Oh my God,” sambil melotot kayak komputer yang baru kena blue screen.
“Sorry, astaga, maaf—” dia panik, langsung berusaha balik badan dan kabur.
Max dan George langsung terpisah dengan sangat tidak graceful, George sampai hampir jatuh dari meja dan Max langsung bengong dengan ekspresi antara kaget dan emosi.
"Anjir George kok lu ga ngunci pintu!" Max teriak sambil membenari kemejanya.or: Oscar walked in on his bosses making out in a meeting room
- Language:
- Bahasa Indonesia
- Words:
- 49,963
- Chapters:
- 8/11
- Comments:
- 88
- Kudos:
- 194
- Bookmarks:
- 29
- Hits:
- 4,091
Bookmarked by eneheim
31 Jan 2026
-
Tags
Summary
Everything falls apart in Max's world, his long soulmate is leaving him and never coming back. Charles suggests him to write letters for George.
Bookmarked by eneheim
31 Jan 2026
-
Tags
Summary
Tapi Max Verstappen tidak pernah mengetik satu.
- Language:
- Bahasa Indonesia
- Words:
- 1,656
- Chapters:
- 1/1
- Comments:
- 25
- Kudos:
- 160
- Bookmarks:
- 8
- Hits:
- 1,160
Bookmarked by eneheim
31 Jan 2026
-
Tags
Summary
kalau jakarta beneran tenggelam, ya sudah lah, mau gimana lagi. asal Max mau nemenin George naik perahu karet bareng, nggak apa-apa deh.
Bookmarked by eneheim
31 Jan 2026
-
Tags
Summary
—
“Ayah, Papa… janji sama Kimi ya, hari ini, besok, dan selamanya, tetap jadi Ayah dan Papa-nya Kimi, okay?”Bookmarked by eneheim
31 Jan 2026
-
Tags
Summary
di hari ke 150 aku cium bibirmu pelan dan hangat. terlalu pagi untuk bersua cinta tapi hatiku sudah milikmu selamanya. aku bangun taman bunga dengan panggilan sayang yang kamu bagi setiap harinya. warna kulitku biru tanda sudah kamu cecap semuanya dengan lahap. semakin hari semakin gelap semoga suatu saat bisa satu warna dengan batu safir yang akan menghias jari tengahmu nanti.
Bookmarked by eneheim
31 Jan 2026
-
Tags
Summary
malam pertama pengantin baru nggak selalu diisi dengan kegiatan menyenangkan, apalagi kalau kamu tinggal di Indonesia dan acara resepsimu berlangsung selama hampir seharian.
Bookmarked by eneheim
31 Jan 2026
-
Tags
Summary
Pertama kalinya selama 7 tahun Kimi hidup, dia berantem sama mamanya—George. Ollie dateng di waktu yang gak pas, tapi untungnya kehadiran dia membantu Kimi yang lagi kebingungan. Dan juga sedikit dibantu oleh Max yang nenangin George.
Series
- Part 2 of welcome to the Household!
- Language:
- Bahasa Indonesia
- Words:
- 1,321
- Chapters:
- 1/1
- Comments:
- 14
- Kudos:
- 161
- Bookmarks:
- 6
- Hits:
- 1,429
Bookmarked by eneheim
31 Jan 2026
-
Tags
Summary
George punya kebiasaan lari pagi. Bukan masalah. Ia atlet, dan Max juga atlet. Tapi, George juga punya kebiasaan lari pagi dengan mengenakan celana pendek. Too short for his own, and Max’s own good. Hal itu yang jadi masalah.
- Language:
- Bahasa Indonesia
- Words:
- 2,187
- Chapters:
- 1/1
- Comments:
- 9
- Kudos:
- 263
- Bookmarks:
- 9
- Hits:
- 2,815
Bookmarked by eneheim
31 Jan 2026
-
Tags
Summary
“Everyone deserves a chance, Emilian. We’re not an exception.”
Atau, perihal bimbang dalam bincang Max dan George sebelum mereka menikah.
- Language:
- Bahasa Indonesia
- Words:
- 7,118
- Chapters:
- 2/2
- Comments:
- 6
- Kudos:
- 67
- Bookmarks:
- 5
- Hits:
- 1,300
Bookmarked by eneheim
31 Jan 2026
-
Tags
Summary
What happens on track stays on track. As the wise men once said.
Until they took it too personally this time… and they fuck about it, too.
or, in which Max survived George's post-Spain crashout by dealing it in his own ways.
- Language:
- Bahasa Indonesia
- Words:
- 7,265
- Chapters:
- 1/1
- Comments:
- 41
- Kudos:
- 266
- Bookmarks:
- 43
- Hits:
- 5,680
Bookmarked by eneheim
31 Jan 2026
-
Tags
Summary
Max has said many things in interviews. About stress. About waking up at two in the morning to play on the sim.
What he never mentions is that it’s only half the truth.
or, Max has other ways to destress—and other things to do at two. George just happens to be very good at them.
- Language:
- Bahasa Indonesia
- Words:
- 6,018
- Chapters:
- 1/1
- Comments:
- 31
- Kudos:
- 263
- Bookmarks:
- 35
- Hits:
- 5,045
Bookmarked by eneheim
31 Jan 2026
-
Tags
Summary
Max melibatkan sosok yang menjadi alasannya memulai semua permainannya sebagai target utama. Nama George Russell tertulis di urutan paling bawah dari daftar nama-nama target lain yang ditulisnya dalam buku saku kecil. Namun, alur permainannya perlahan berubah seiring ia mulai menyadari perasaannya sendiri.
Bookmarked by eneheim
31 Jan 2026
